KEREN!
AJIBBB!!!
MANTAFF!!!

Itulah kata2 yg keluar terus dari mulut saya ketika nonton transformer 2.
Saya agak telat nontonnya, kesibukan ini itu, akhirnya menunda nonton film yg mana, org2 balap2an utk nonton. hehehe
Org amerika memang luar biasa. Kreatif. Inovatif. Bener2 out of the box!
Saya ga ngebayangi, film ketiganya bakal gimana ya. Apalagi yg mereka lakukan utk menyaingi kesuksesan 2 film sebelumnya, supaya pamor transformer tetap teratas.
Well, cukup muji2nya.
Selebihnya sih, saya muak dgn film ini.
Akting? oke. Efek? jangan tanya deh. KERENNNN BGTT!!!!
Tapi sisi ketuhanan film ini NOL besar. Film-nya Amerika bgt. Kalo saya jd orang tua, mgkin anak2 saya yg ABG2 saya larang utk nonton. Apalagi yg masih labil n cari identitas diri. Minimal, setelah nonton, mereka harus dibimbing.
Bagian mana sih yang paling bikin saya tidak nyaman?
Ada satu scene, yg hanya sepintas, tpi dalem bgt. Tapi ini semua menggambarkan superioritasnya kekuatan manusia dalam film itu. Saya muak!
Saya benci dgn dialog itu.
Ketika chief of autobots, Optimus prime berdialog dengan pemerintah. Salah satu tentaranya yang terpukau dengan kekuatan autobots berkata.
"kalau manusia diciptakan oleh Tuhan dengan indera-nya, lalu mereka (autobot) diciptakan oleh siapa?"
Saya berulang kali menanyakan kepada org2 lain yg juga menonton film itu, and i wasn't wrong. Ternyata apa yg saya tangkap, tidak salah.
In this film, they believe something is over than God.
and it makes me sick.
Ilmu pengetahuan.
Sering disalahgunakan.
Kemampuan manusia menyerap n mengaplikasi ilmu pengetahuan, menjadikan diri sebagai Tuhan semesta. Ciri khas Amerika bgt.
Di scene yg lain.
Ada Dosen yg saking bangga akan kepinterannya, menyatakan, dirinya adalah semesta.
Keseluruhan film ini yg berfokus pada kekuatan robot, canggihnya alat tempur, solidnya tentara Amerika, sedikitnya bisa mendoktrin kita, kalau Ilmu pengetahuan bisa menjadi Tuhan-mu.
astagfirullah.
Semoga, kita semua dibekali kemampuan berpikir oleh Allah SWT, utk mengungkap smua misteri alam di jagad ini, hanya utk satu, yaitu membuktikan kebesaran-Nya dan hanya kepada-Nya kita kembali.
Amin.



